Tidak seperti karya desain grafis lainnya, dalam membuat logo ada serangkaian prinsip tersendiri. Logo adalah simbol dari sesuatu yang di interpretasikan. Hanya dengan sekali lihat, kita bisa membayangkan makna apa dibalik sebuah logo. Ketika kita melihat logo tertentu kita akan ingat mulai dari perusahaan apa, produk apa, dan lain sebagainya. Logo dianggap berhasil ketika logo tersebut mudah diingat, baik bentuk, warna, tulisan, dan produknya.
Bisa sangat merumitkan ketika kita membuat sebuah logo. Bisa serangkaian analisa, penelitian dan perancangan serta proses yang melelahkan hanya untuk membuat sebuah logo. Saya ingat ketika logo shell pertama kali dibuat, terlihat hanya gambar kerang yang jelek da terkesan tidak nampak sentuhan desain sama sekali. Namun sangat mengena pada jamannya, simple dan mudah diingat. Dan sudah seperti keharusan bahwa logo kerang ini mangalami perubahan dari masa ke masa hanya untuk mengintepretasikan dan mewakili perusahaan shell.
All About Me
10:55 PM
New Google SEO
Bandung, Indonesia
Sejarah singkat tentang logo
Desain logo mempunyai akar sejarah pada negeri Yunani kuno dengan penggunaan lambangyang terdiri atas satu atau dua huruf. Hal ini umumnya mewkili inisial nama seseorang atau tempat untuk digunakan sebagai alat tulis atau tanda simbol. Pada waktu sebelumnya mata uang koin Yunani dan Romawi melahirkan logo dari mistar atau kota.
Selama pertengahan, logo serupa banyak terlihat pada penggunaan hiasan gereja dan keperluan komersil. Pada abad 13, penggunaan bentuk simbol sederhana ini telah meningkat pada merk dagang untuk jual beli. Contoh awal desain logo ini termasuk tanda untuk rumah pejabat, pandai emas, pembuat kertas dan kebangsawanan. Pada tahun 1700an, tiap-tiap pedagang produsen distributor dan pengecer punya satu merk dagang atau cap.
1. Mark-ing
Sebuah desain logo bisa menjadi mark-ing (mudah diingat), jika ada sebuah bentuk yang diinterpretasikan. Dan untuk melakukan interpretasi ini biasanya seorang desainer menggunakan ?teori analog? Untuk mewakili bentuk yang dimaksud. Bentuk yang dimaksud biasanya diambil dari nama sesuatu objek (corporate atau produk) yang dibuat logonya.
Sebuah desain logo bisa menjadi mark-ing (mudah diingat), jika ada sebuah bentuk yang diinterpretasikan. Dan untuk melakukan interpretasi ini biasanya seorang desainer menggunakan ?teori analog? Untuk mewakili bentuk yang dimaksud. Bentuk yang dimaksud biasanya diambil dari nama sesuatu objek (corporate atau produk) yang dibuat logonya.
Semisal desain logo corporate ?redshoe?, maka istilah shoe di sini yang dijadikan sebagai aksentuasi (titik focus).Diwakilkan dengan bentuk sepatu wanita. Dan dominasi logo bisa menggunakan symbol ini.
All About Me
10:30 AM
New Google SEO
Bandung, Indonesia